Tim SAR gabungan menemukan satu jenazah korban kapal pelatih Valencia yang tenggelam di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Insiden nahas ini menimpa rombongan yang diketahui membawa pelatih Tim B Wanita Valencia CF bersama keluarganya. Di tengah upaya pencarian yang gigih, sebuah titik terang bercampur duka muncul hari ini, menyisakan pertanyaan dan harapan bagi keluarga korban serta seluruh tim penyelamat.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Nusa Tenggara di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Nusa Tenggara Indonesia.
Pencarian Hari Keempat Dan Penemuan Jenazah
Pencarian yang telah berlangsung selama empat hari akhirnya membuahkan hasil. Sebuah kabar duka datang dari perairan utara Pulau Serai Labuan Bajo, di mana seorang warga, Bapak Nasaruddin, menemukan satu jenazah perempuan mengambang. Penemuan ini segera disampaikan kepada Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku SMC (SAR Mission Coordinator).
Jenazah tersebut ditemukan pada koordinat 8° 37′ 30.78″S – 119° 36′ 52.398″ E, sekitar 0.52 NM dari lokasi kejadian, pada pukul 06.05 Wita. Tim SAR Gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Setibanya di Pelabuhan Marina Labuan Bajo pukul 07.30 Wita, jenazah langsung dibawa ke RSUD Komodo menggunakan ambulans KPP Labuan Bajo. Keluarga korban turut mendampingi untuk proses identifikasi medis oleh tim forensik guna memastikan identitas jenazah.
Identifikasi Korban Dan Upaya Lanjutan
Proses identifikasi di RSUD Labuan Bajo menjadi momen krusial bagi keluarga. Ibu dan anggota keluarga lainnya mengikuti ambulans dengan harapan cemas, menantikan konfirmasi apakah jenazah yang ditemukan adalah anak perempuan mereka. Dukungan medis dan psikologis terus diberikan kepada keluarga yang berduka.
Fathur Rahman mengonfirmasi bahwa proses identifikasi medis forensik akan menentukan secara pasti identitas korban. Meskipun demikian, penemuan ini memberikan petunjuk penting dalam upaya pencarian yang intens.
Operasi pencarian tidak berhenti. Tim SAR gabungan segera melanjutkan upaya mereka untuk menemukan korban lainnya. Dengan tambahan kapal KN SAR Puntadewa 250 yang bergabung pada pukul 20.30 Wita (28/12), kekuatan SAR semakin diperkuat untuk menyisir area yang lebih luas.
Kronologi Tenggelamnya KM Putri Sakinah
Insiden tragis ini bermula pada Jumat, 26 Desember 2025, ketika kapal pinisi KM Putri Sakinah tenggelam di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo. Kapal wisata ini diketahui membawa 11 orang, termasuk rombongan pelatih Tim B Wanita Valencia CF.
Menurut Fathur Rahman, penumpang terdiri dari enam wisatawan Spanyol, empat ABK, dan satu pemandu wisata. Dari jumlah tersebut, tujuh orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat berkat bantuan kapal Nepton dan tim SAR gabungan.
Namun, empat WNA Spanyol masih dilaporkan hilang. Fathur Rahman menegaskan bahwa pencarian terus dilakukan tanpa henti sejak kejadian. Peristiwa ini menggugah keprihatinan banyak pihak, mengingat Labuan Bajo adalah destinasi wisata populer.
Korban Hilang Dan Harapan Yang Tersisa
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Labuan Bajo telah mengonfirmasi identitas salah satu korban hilang adalah Martin Carreras Fernando, pelatih Tim B Wanita Valencia CF. Ia bersama ketiga anaknya, Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, dan Martinez Ortuno Enriquejavier, menjadi bagian dari empat WNA yang masih dalam pencarian.
Penemuan jenazah perempuan ini, meskipun membawa kesedihan, juga memicu harapan bahwa korban lainnya dapat segera ditemukan. Tim SAR terus bekerja keras, menghadapi tantangan cuaca dan medan laut yang tidak mudah.
Dukungan dari berbagai pihak terus mengalir, mendoakan agar seluruh korban dapat ditemukan dan keluarga diberikan ketabahan. Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di laut, terutama bagi para wisatawan yang menikmati keindahan alam Indonesia.
Jangan lewatkan update berita seputaran Nusa Tenggara Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari ntvnews.id

