Menjelang arus mudik Lebaran 2026, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan para pemudik.
Arus mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinantikan banyak orang untuk pulang ke kampung halaman. Namun di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi perubahan cuaca di sejumlah wilayah, termasuk di Nusa Tenggara Barat. Simak berita selengkapnya hanya di Nusa Tenggara Indonesia.
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca
Menjelang arus mudik Lebaran 2026, masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) diingatkan untuk mewaspadai perubahan kondisi cuaca yang berpotensi terjadi selama perjalanan. Aktivitas mudik yang meningkat membuat banyak orang melakukan perjalanan jauh, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di NTB dalam beberapa hari ke depan akan didominasi oleh cuaca cerah berawan hingga hujan dengan intensitas ringan sampai sedang. Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung selama periode arus mudik yang dimulai pada pertengahan Maret 2026.
Prakirawan BMKG NTB menyebutkan bahwa perubahan cuaca ini perlu menjadi perhatian masyarakat. Terutama bagi pemudik yang melakukan perjalanan jarak jauh, karena kondisi hujan dapat memengaruhi keselamatan dan kenyamanan perjalanan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Sejumlah Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan
BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa pada periode 16 hingga 18 Maret 2026. Hujan tersebut bahkan berpotensi disertai petir serta angin kencang di beberapa daerah.
Wilayah yang diperkirakan terdampak antara lain Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur. Selain itu, sejumlah wilayah di Pulau Sumbawa seperti Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima juga diperkirakan berpotensi mengalami hujan.
Kondisi ini menjadi perhatian karena sejumlah jalur mudik di daerah tersebut merupakan jalur utama yang dilalui pemudik. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru sebelum memulai perjalanan.
Baca Juga: Mengejutkan! 8 Remaja di Flores Timur Jadi Korban Pelecehan Sesama Jenis, Polisi Bergerak Cepat
Cuaca Berawan Masih Dominasi
Pada periode 19–22 Maret 2026, cuaca di wilayah NTB diperkirakan masih didominasi kondisi cerah berawan hingga hujan ringan sampai sedang. Walaupun intensitas hujan diperkirakan tidak terlalu tinggi, potensi gangguan perjalanan tetap perlu diantisipasi.
Beberapa wilayah seperti Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, hingga sejumlah daerah di Pulau Sumbawa masih berpotensi mengalami hujan. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi atmosfer di wilayah NTB masih cukup dinamis selama masa arus mudik berlangsung.
BMKG menjelaskan bahwa perubahan cuaca seperti ini merupakan hal yang umum terjadi pada masa peralihan musim. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk tidak mengabaikan potensi risiko yang bisa muncul akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.
Imbauan Waspada Bagi Para Pemudik
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya para pemudik, agar meningkatkan kewaspadaan selama melakukan perjalanan. Kondisi hujan yang disertai petir dan angin kencang berpotensi menimbulkan gangguan, terutama bagi pengguna transportasi darat maupun laut.
Selain itu, angin di wilayah NTB diperkirakan bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan maksimum sekitar 35 kilometer per jam. Sementara itu, suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan selalu mengikuti prakiraan cuaca terbaru dari BMKG. Dengan memantau cuaca secara rutin, pemudik bisa menyiapkan perjalanan lebih aman dan mengurangi risiko selama arus mudik Lebaran 2026.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com

