Pertamina tingkatkan pasokan elpiji di NTB 49%, tapi harga dan distribusi masih bikin warga resah dan panik.
Di NTB, Pertamina resmi menambah pasokan elpiji hingga 49 persen. Kenaikan ini bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat, namun masih menimbulkan kekhawatiran terkait harga dan ketersediaan yang belum merata, memicu kepanikan di kalangan warga. Simak terus perkembangan terbaru mengenai pasokan elpiji di NTB untuk mengetahui langkah selanjutnya dari Pertamina dan dampaknya bagi warga hanya di Nusa Tenggara Indonesia.
Tambahan Pasokan Elpiji Jelang Libur Paskah
PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan elpiji tiga kilogram di wilayah Nusa Tenggara Barat hingga sekitar 49 persen dari rata‑rata penyaluran harian selama libur panjang Pekan Suci Paskah 3–5 April 2026. Penambahan ini setara dengan sekitar 73.620 tabung LPG 3 kg guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan seluruh infrastruktur distribusi seperti terminal BBM dan depot elpiji telah disiagakan sehingga stok tersedia cukup untuk kebutuhan libur panjang. Personel di lapangan juga tetap siaga memantau kelancaran penyaluran.
Pertamina menyebut produk elpiji sering menjadi primadona di momen libur panjang karena aktivitas memasak meningkat. Mereka melakukan penyaluran fakultatif di luar jadwal reguler agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Selain elpiji, Pertamina juga menyiapkan skema buildupd stock serta pengecekan sarana dan fasilitas di SPBU untuk memastikan ketahanan pasokan BBM selama periode liburan. Hal ini untuk menjamin ketersediaan bahan bakar di jalur‑jalur strategis.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Antisipasi Lonjakan Permintaan
Kenaikan pasokan elpiji ditujukan untuk menghadapi prediksi lonjakan konsumsi LPG oleh masyarakat selama libur panjang. Permintaan elpiji biasanya meningkat karena banyak rumah tangga melakukan kegiatan memasak lebih intensif pada masa libur. Pertamina menyalurkan elpiji di luar jadwal rutin agar stok di pangkalan tidak cepat habis selama libur panjang.
Ahad Rahedi meminta masyarakat tetap tenang karena stok energi aman dan cukup untuk libur panjang. Pertamina mengimbau warga tidak mudah percaya informasi tidak jelas agar tidak menimbulkan kepanikan.
Baca Juga: Kabar Gembira! 5.000 Bedah Rumah Mengalir ke NTT di 2026, Naik Drastis
Sistem Distribusi Dan Siaga Infrastruktur
Seluruh infrastruktur distribusi seperti depot LPG dan jaringan pasokan BBM sudah dipastikan dalam kondisi siap. Petugas di lapangan bersiaga untuk memastikan tidak ada gangguan selama proses penyaluran elpiji dan BBM.
Pengecekan rutin terhadap sarana dan fasilitas SPBU juga dilakukan termasuk pengawasan aspek Quantity and Quality untuk memastikan mutu pasokan BBM yang diterima konsumen sesuai standar.
Strategi build up stock juga diterapkan pada layanan BBM sehingga konsumen bisa mendapatkan energi yang cukup saat mobilitas meningkat pada libur panjang tersebut. Seluruh upaya ini dilakukan agar masyarakat tidak menghadapi kelangkaan atau gangguan pasokan energi selama periode libur yang berlangsung tiga hari.
Imbauan Penggunaan Elpiji Sesuai Peruntukan
Pertamina mengingatkan bahwa elpiji tiga kilogram merupakan produk bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu sesuai ketentuan. Masyarakat mampu dianjurkan untuk menggunakan elpiji non‑subsidi seperti Brightgas agar distribusi elpiji tiga kilogram dapat tepat sasaran.
Penggunaan LPG sesuai peruntukan juga turut mendukung ketersediaan pasokan untuk rumah tangga yang lebih membutuhkan selama masa liburan panjang ini. Untuk informasi lebih lanjut atau pengaduan layanan terkait pasokan elpiji dan BBM, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.
Optimalisasi Layanan Publik
Langkah penambahan pasokan elpiji dan kesiagaan infrastruktur mencerminkan upaya perusahaan energi nasional menjaga stabilitas ketersediaan energi menjelang periode libur panjang. Kolaborasi internal di antar unit distribusi serta kesiapan petugas lapangan menjadi kunci dalam memastikan energi dapat dinikmati masyarakat secara merata.
Program ini juga diharapkan meminimalkan gangguan pasokan yang berpotensi timbul akibat lonjakan konsumsi selama periode libur panjang Paskah. Masyarakat terus diimbau untuk bijak dalam penggunaan energi serta tetap berpikir rasional terhadap informasi yang beredar terkait pasokan energi di wilayahnya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari insidelombok.id
- Gambar Kedua dari insidelombok.id

