Angin kencang menghantam Sabu Raijua, menghancurkan rumah dan gudang, meninggalkan warga panik dan situasi darurat di lokasi.
Sabu Raijua diguncang oleh angin kencang yang tiba-tiba menerjang kawasan pemukiman, merusak rumah dan gudang warga. Kejadian Nusa Tenggara Indonesia ini membuat masyarakat setempat terkejut dan panik, memicu upaya evakuasi darurat. Polisi dan petugas setempat segera meninjau lokasi untuk menilai kerusakan dan membantu korban, sementara warga berusaha menyelamatkan harta benda yang tersisa. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.
Kerusakan Parah Akibat Angin Kencang Di Sabu Raijua
Polres Sabu Raijua melaporkan angin puting beliung menerjang Kelurahan Mebba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin pagi. Cuaca ekstrem ini berlangsung singkat namun menyebabkan kerusakan signifikan pada beberapa bangunan di lokasi kejadian.
Kejadian ini dilaporkan berlangsung dalam hitungan menit, dengan angin yang datang tiba‑tiba dan menerjang bangunan tanpa peringatan jelas sebelumnya. Warga setempat terkejut melihat dampak langsung dari hembusan angin yang begitu kuat.
Kapolres Sabu Raijua AKBP Paulus Naatonis menyatakan bahwa kejadian ini berdampak pada rumah warga dan gudang penyimpanan di sekitar Kelurahan Mebba. Laporan kerusakan segera diterima dan ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian setempat.
Polres Sabu Raijua juga mengambil langkah cepat untuk mendata dan mengidentifikasi tingkat kerusakan bangunan untuk laporan resmi. Warga diimbau untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Gudang Utama Dan Rumah Warga Rata Dengan Tanah
Salah satu kerusakan terbesar terjadi pada gudang utama milik PT Nataga Raihawu Industri (NRI) di RT 10 RW 05 Kelurahan Mebba. Bangunan berukuran sekitar 20×50 meter tersebut terkena terjangan angin kencang hingga roboh rata tanah. Atap gudang dari seng terbawa angin sejauh 300 meter, menunjukkan kekuatan angin luar biasa saat kejadian.
Selain gudang utama, gudang penyimpanan bahan bangunan milik warga bernama Donserses Nara Lulu juga mengalami kerusakan serius setelah atap bangunan diterbangkan angin kencang. Kerusakan lain terlihat pada bagian teras dan dapur rumah salah satu warga yaitu Anjas Padji Kana, dengan kerugian material yang signifikan sebagian besar dihitung mencapai jutaan rupiah.
Baca Juga: Tak Terduga! THR Rp 50 Ribu Jadi ‘Umpan’ Kakek Di Bima, Cucu Terancam
Kerugian Material Dan Tindakan Polisi
Dampak ekonomi dari kejadian alam yang tidak terduga ini cukup besar, dengan kerugian material akibat kerusakan gudang utama ditaksir mencapai sekitar Rp520 juta. Bangunan lainnya, seperti gudang milik warga dan rumah warga, juga mengalami kerusakan meskipun nilainya relatif lebih kecil.
Polres Sabu Raijua menerima laporan dari warga dan segera mendata seluruh dampak kerusakan, termasuk mengidentifikasi area yang paling parah terkena dampak angin puting beliung tersebut. Pihak kepolisian juga memberikan arahan kepada warga agar tetap hati‑hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem, terutama saat musim peralihan cuaca.
Tidak Ada Korban Jiwa Dalam Insiden Ini
Meski menyebabkan kerusakan parah pada bangunan, kejadian ini dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa. Hal ini menjadi kabar baik di tengah situasi darurat yang dialami warga setempat. Keamanan dan warga memastikan tidak ada korban terluka atau hilang setelah pendataan dan pemeriksaan di lapangan.
Material yang tersisa diamankan dan barang warga dilindungi untuk meminimalkan kerugian akibat reruntuhan bangunan. Warga diimbau memantau informasi cuaca BMKG agar siap menghadapi kejadian ekstrem serupa.
Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem Dari BMKG
BMKG mengeluarkan peringatan dini angin kencang di NTT, termasuk Sabu Raijua, akibat sistem cuaca dan eks-siklon tropis. BMKG meminta masyarakat untuk berhati‑hati, terutama saat melakukan aktivitas luar ruangan yang berisiko saat cuaca ekstrem terjadi. Imbauan ini bertujuan untuk membantu warga tetap selamat dan meminimalkan kerusakan ketika fenomena cuaca ekstrem kembali terjadi.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari www.google.com
- Gambar Kedua dari www.google.com

