Posted in

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Di NTT, Risiko Banjir Dan Angin Kencang

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Di NTT
BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Di NTT
Bagikan

BMKG peringatkan NTT menghadapi cuaca ekstrem sepekan ini, potensi hujan deras, banjir, dan angin kencang, warga diminta waspada.

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Di NTT

BMKG mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem untuk Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang minggu ini. Warga diimbau waspada terhadap hujan deras, risiko banjir, dan angin kencang.

Serta menyesuaikan aktivitas harian untuk menjaga keselamatan keluarga dan properti. Perkembangan cuaca di Nusa Tenggara Indonesia harus dipantau secara rutin agar setiap tindakan pencegahan dapat dilakukan tepat waktu.

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Di NTT Selama Sepekan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai 6 hingga 13 Januari 2026. Peringatan ini dikeluarkan menyusul masuknya wilayah NTT ke periode musim hujan.

Yang meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, petir, dan angin kencang di berbagai daerah. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenotek, menjelaskan bahwa sirkulasi siklonik di utara Benua Australia membentuk daerah belokan angin, pertemuan angin.

Serta perlambatan kecepatan angin di wilayah utara NTT. Kondisi ini diperkuat oleh aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin, sehingga hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah provinsi.

Rincian Potensi Cuaca Ekstrem

BMKG memetakan beberapa wilayah yang berisiko tinggi terhadap hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Untuk wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua.

Serta Sumba Timur, Tengah, Barat, dan Barat Daya, potensi hujan sedang hingga lebat cukup signifikan. Sementara itu, wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, dan Alor diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.

Yang bisa berdurasi panjang. Ancaman ini meningkatkan risiko banjir, tanah longsor, dan gelombang tinggi di beberapa lokasi, sehingga masyarakat diminta untuk waspada.

Baca Juga: Kajian ESDM Sebut Mobil Listrik Kepala OPD NTB Bisa Hemat Anggaran 40%

Imbauan Kesiapsiagaan Bagi Warga

Imbauan Kesiapsiagaan Bagi Warga 700

BMKG menekankan agar masyarakat tetap tenang namun waspada. Aktivitas harian seperti perjalanan darat, laut, dan udara harus disesuaikan dengan kondisi cuaca terkini.

Warga yang berada di daerah berbukit, pegunungan, atau tebing curam disarankan mewaspadai potensi tanah longsor dan banjir bandang, terutama saat hujan berlangsung lama. Selain itu, potensi banjir lahar hujan juga perlu diwaspadai di sekitar Gunung Api Lewotobi Laki-Laki, Kabupaten Flores Timur.

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari BMKG dan mengikuti peringatan dini yang disampaikan secara berkala.

Koordinasi Pemerintah Dan Relawan

BMKG juga meminta para kepala daerah untuk meningkatkan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri agar langkah antisipatif dapat dilakukan dengan cepat. Peringatan dini ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bersama menghadapi cuaca ekstrem, mengurangi risiko korban jiwa, dan meminimalkan kerusakan properti.

Dengan memahami kondisi cuaca yang dinamis. Masyarakat NTT dapat merencanakan aktivitas harian lebih aman, melindungi keluarga, serta memastikan kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing tetap terjaga.

Pemantauan informasi cuaca secara rutin menjadi kunci agar setiap warga dapat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dengan lebih sigap dan bijak. Luangkan waktu anda untuk membaca informasi terbaru dan terviral lainya hanya ada di Nusa Tenggara Indonesia.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari kompas.com
  • Gambar Kedua dari antaranews.com