Pencarian seorang siswa SMP yang tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai, Manggarai, NTT, terhambat akibat hujan deras dan arus deras.
Tim SAR gabungan bersama TNI, Polri, dan warga setempat berjuang mengevakuasi korban dengan peralatan penyelamatan air, sambil memprioritaskan keselamatan. Akses jalan licin dan risiko longsor memperlambat operasi, sementara pihak sekolah dan keluarga tetap koordinasi.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Nusa Tenggara di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Nusa Tenggara Indonesia.
Hujan Deras Ganggu Upaya Pencarian Siswa Tenggelam di Tiwu Pai
Pencarian seorang siswa SMP yang tenggelam di Spot Wisata Air Terjun Tiwu Pai, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), terhambat akibat kondisi cuaca buruk. Peristiwa ini terjadi pada Senin sore (12/1), saat korban bersama teman-temannya sedang berwisata di lokasi air terjun.
Menurut Kepala BPBD Manggarai, tim SAR gabungan bersama petugas kepolisian dan TNI sudah berada di lokasi sejak kejadian dilaporkan. Namun, arus deras dan curah hujan tinggi memaksa tim untuk menghentikan sementara pencarian demi keselamatan petugas. Masyarakat sekitar juga diminta menjauh dari lokasi yang rawan banjir dan longsor.
Pihak sekolah korban telah dikoordinasikan dengan keluarga, sementara pemerintah desa mengerahkan warga untuk membantu pemantauan dari jarak aman. Upaya ini dilakukan sembari menunggu cuaca membaik agar pencarian dapat dilanjutkan secara maksimal.
Tim SAR Terus Berjuang Cari Korban Tenggelam
Tim SAR bersama petugas BPBD, TNI, dan Polri menggunakan perahu karet dan peralatan penyelamatan air untuk mencari korban yang tenggelam. Namun, tingginya debit air dan arus deras membuat peralatan sulit digunakan dengan efektif. Tim hanya dapat melakukan pemantauan di sekitar lokasi yang relatif aman.
Selain itu, koordinasi dengan warga sekitar juga dilakukan untuk mengidentifikasi kemungkinan posisi korban. Petugas mengimbau masyarakat agar tidak mencoba masuk ke area terlarang, karena kondisi arus yang berbahaya. Keselamatan petugas dan warga menjadi prioritas utama.
Kepala Pos SAR Manggarai menambahkan, tim penyelamat tetap siap kapan pun cuaca memungkinkan pencarian dilanjutkan. Rencana operasi dilakukan dengan memperhitungkan kondisi alam dan keselamatan semua pihak yang terlibat.
Baca Juga: Cek Lengkap! Daftar Harga BBM Pertamina di NTT Januari 2026
Dampak Cuaca Buruk Terhadap Proses Penyelamatan
Hujan deras yang mengguyur kawasan Manggarai sejak Senin pagi menyebabkan beberapa akses jalan menuju lokasi menjadi licin dan rawan longsor. Hal ini menghambat mobilisasi tim SAR dan peralatan penyelamatan ke area air terjun. Selain itu, arus air yang meningkat membuat titik pencarian berubah-ubah secara cepat.
Petugas juga harus menyesuaikan waktu pencarian dengan kondisi cuaca yang membaik sementara. Setiap percobaan masuk ke area arus deras dilakukan dengan pengamanan ketat agar tidak menimbulkan korban baru. Kondisi ini membuat proses evakuasi terpaksa berjalan lebih lambat dari yang diharapkan.
Meski demikian, tim SAR tetap optimis pencarian akan berhasil setelah cuaca membaik. Mereka menekankan pentingnya kesabaran dan kehati-hatian, serta terus berkoordinasi dengan warga dan pihak sekolah korban.
Pemerintah dan Warga Himbau Waspada di Lokasi Air Terjun
Pemerintah desa dan BPBD Manggarai mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari lokasi air terjun Tiwu Pai. Aktivitas wisata dihentikan hingga kondisi cuaca kembali aman. Hal ini dilakukan demi mengurangi risiko kecelakaan dan memudahkan proses pencarian.
Selain itu, pihak sekolah juga mengingatkan siswa untuk selalu mematuhi aturan keselamatan saat berwisata, termasuk tidak berenang di area arus deras dan selalu didampingi guru atau orang dewasa. Edukasi ini dianggap penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Keluarga korban dan warga berharap pencarian segera membuahkan hasil. Pemerintah daerah menegaskan akan terus mendukung operasi penyelamatan, menyediakan peralatan lengkap, dan menyiapkan tenaga medis jika diperlukan. Keselamatan korban menjadi fokus utama semua pihak hingga operasi selesai.
Luangkan waktu anda untuk membaca informasi terbaru dan terviral lainya hanya ada di Nusa Tenggara Indonesia.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari regional.kompas.com
- Gambar Kedua dari detik.com

