Hujan badai melanda Labuan Bajo, menyebabkan pohon tumbang dan rumah roboh, Warga diminta waspada terhadap dampak lanjutan.
Labuan Bajo dilanda hujan badai yang deras, menumbangkan pohon dan merobohkan beberapa rumah. Peristiwa ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan warga terhadap cuaca ekstrem dan potensi kerusakan yang bisa terjadi sewaktu-waktu, Simak ulasan lengkapnya di Nusa Tenggara Indonesia.
Hujan Badai Landa Labuan Bajo
Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilanda hujan badai pada Selasa (13/1/2026) siang. Intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang mulai terasa sekitar pukul 12.45 Wita.
Cuaca ekstrem ini berdampak pada sejumlah fasilitas dan infrastruktur warga, serta menimbulkan kerusakan ringan hingga sedang. Hujan badai di wilayah ini menimbulkan kekhawatiran warga, terutama karena beberapa pohon tumbang menutupi jalan dan sejumlah rumah mengalami kerusakan atap.
Cuaca ekstrem seperti ini menjadi pengingat bagi warga untuk selalu waspada dan memastikan keselamatan diri serta keluarga.
Dampak Badai: Pohon Tumbang Dan Listrik Padam
Beberapa pohon dilaporkan tumbang akibat angin kencang, khususnya di daerah Waeksambi dan Jalan Atlantis Labuan Bajo. Pohon-pohon yang roboh menutupi badan jalan dan menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah titik.
Manager PLN ULP Labuan Bajo, Virtus Gita Anggara, mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti laporan gangguan listrik akibat pohon tumbang. Benar, ada beberapa laporan pohon tumbang di jalur menuju Waeksambi.
Kami amankan dan lakukan pemulihan secepat mungkin, ujar Virtus. Insiden ini mengganggu aktivitas warga, terutama transportasi, karena jalan tertutup pohon dan material yang terbawa angin, Petugas terkait langsung dikerahkan untuk membersihkan jalur dan memastikan arus listrik kembali normal.
Baca Juga: Sungai Loworea Meluber, Puluhan Rumah Warga Ende Terendam Banjir Bandang
Rumah Warga Dan Infrastruktur Terdampak
Selain pohon tumbang, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Atap rumah roboh dilaporkan terjadi di dekat Sekretariat Bersama Asosiasi Pariwisata Labuan Bajo, tak jauh dari rusun Polres Manggarai Barat.
Warga setempat, Efal, menyatakan kerusakan terjadi akibat angin kencang yang menyertai hujan deras. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan rumah dan fasilitas umum ini memerlukan perhatian segera.
Warga diimbau untuk mengevakuasi barang berharga dari rumah yang rawan rusak dan tetap waspada terhadap kemungkinan hujan deras berlanjut.
Imbauan Dan Kewaspadaan Warga
Hingga pukul 13.30 Wita, hujan lebat masih mengguyur Labuan Bajo, sehingga potensi dampak lanjutan tetap tinggi. Warga diminta untuk memantau kondisi cuaca melalui BMKG dan mengikuti petunjuk keamanan dari pemerintah daerah.
Cuaca ekstrem ini menekankan pentingnya persiapan menghadapi bencana, seperti memastikan saluran air bersih, memperkuat atap rumah, dan menjaga jalur evakuasi tetap aman. Pemerintah daerah bersama PLN dan aparat keamanan terus bekerja untuk menormalkan kondisi serta menanggulangi kerusakan yang terjadi.
Pemerintah dan masyarakat di Labuan Bajo diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan rawan pohon tumbang dan bangunan rapuh. Langkah cepat dan koordinasi antarinstansi menjadi kunci dalam meminimalisir risiko dari hujan badai yang melanda wilayah ini.
Luangkan waktu anda untuk membaca informasi terbaru dan terviral lainya hanya ada di Nusa Tenggara Indonesia.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com

